Puisi Apel Busuk
"Apel Busuk" Merahnya warna kulitmu, tapi tak sebagus apa yang didalam isimu. karena isimu terlalu berwarna cokelat busuk dan di sekelilingi oleh ulat-ulat yang berpesta kenapa kamu gak jujur, kenapa kamu membohongi ku kita sudah berjanji tidak akan ada dusta diantara kita aku perih melihat kamu mengambil seseorang yang begitu spesial bagiku rasanya hati ini bagai teriris pisau yang tajam tapi apa kamu tahu sakitnya hatiku ini aku yakin kamu tak akan tahu aku di hadapanmu bagaikan bunga bermekaran akan tetapi didalam hati bagai bunga yang sudah mati wajah polosmu itu bagaikan tak ada yang salah bagimu akan tetapi kamu telah menjadi seseorang yang tak pernah aku kenal lagi kamu seseorang yang telah terkutuk oleh sihir jahat untuk merusak hatiku ini