Puisi "My First Namja"
My First Namja kamu tidaklah cocok untuk disakiti kamu tidaklah cocok untuk menangis kamu tidaklah cocok untuk sendiri karena kamu adalah namja yang tak layak menerima itu semua hatimu sungguh baik seperti kertas putih tanpa noda akan tetapi ku telah menodai kertas putih itu dengan membuatmu menjadi tersakiti berkeping-keping maafkan ku yang telah membuatmu menjadi seperti itu ku pantas menerima kemarahanmu ku pantas kamu hina dengan apa yang sudah kulakukan akan tetapi terimakasih kamu sudah datang dalam kehidupanku meskipun itu tak lama sampai ajal menjemput kita